Dulu ada seorang gadis kecil bernama Cindy. Ayah Cindy bekerja enam hari dalam seminggu, dan sering kali sudah
lelah saat pulang dari kantor. Ibu Cindy bekerja sama kerasnya mengurus keluarga mereka -memasak, mencuci dan mengerjakan banyak tugas rumah tangga lainnya. Mereka keluarga baik-baik dan hidup mereka nyaman. Hanya ada satu kekurangan, tapi Cindy tidak menyadarinya.
Suatu hari, ketika berusia sembilan tahun, ia menginap dirumah temannya, Debbie, untuk pertama kalinya. Ketika waktu tidur tiba, ibu Debbie mengantar dua anak itu ketempat tidur dam memberikan ciuman selamat malam pada mereka berdua. “Ibu sayang padamu,” kata ibu Debbie. “Aku juga sayang Ibu,” gumam Debbie.
Cindy sangat heran, hingga tak bisa tidur. Tak pernah ada yang memberikan ciuman apapun padanya.. Juga tak ada
yang pernah mengatakan menyayanginya. Sepanjang malam ia berbaring sambil berpikir, Mestinya memang seperti itu .
Ketika ia pulang, orangtuanya tampak senang melihatnya. “Kau senang di rumah Debbie?” tanya ibunya. “Rumah ini sepi sekali tanpa kau,” kata ayahnya. Cindy tidak menjawab. Ia lari ke kamarnya. Ia benci pada orangtunya. Kenapa mereka tak pernah menciumnya? Kenapa mereka tak pernah memeluknya atau
mengatakan menyayanginya? Apa
mereka tidak menyayanginya?. Ingin rasanya ia lari dari rumah, dan tinggal
bersama ibu Debbie. Mungkin ada
kekeliruan, dan orangtuanya ini bukanlah orang tua kandungya. Mungkin ibunya yang asli adalah ibu Debbie.
Malam itu, sebelum tidur, ia mendatangi orangtunya. “Selamat malam,”katanya.
Ayahnya,yang sedang membaca koran,
menoleh. “Selamat malam”, sahut ayahnya. Ibu Cindy meletakkan jahitannya dan tersenyum. “Selamat malam, Cindy.”
Tak ada yang bergerak. Cindy tidak tahan lagi.”Kenapa aku tidak pernah diberi ciuman?” tanyanya. Ibunya tampak bingung. “Yah,” katanya terbata-bata, “sebab… Ibu rasanya karena tidak ada yang pernah mencium Ibu waktu waktu Ibu masih kecil. Itu saja.”
Cindy menangis sampai tertidur. Selama berhari-hari ia merasa marah. Akhirnya ia memutuskan untuk kabur. ia akan
pergi kerumah Debbie dan tinggal bersama mereka. Ia tidak akan pernah kembali kepada orangtuanya yang tidak
pernah menyayanginya.
Ia mengemasi ranselnya dan pergi diam-diam. Tapi begitu tiba di rumah Debbie, ia tidak berani masuk. Ia merasa takkan ada yang mempercayainya. Ia takkan diizinkan tinggal bersama orangtua Debbie.
Maka ia membatalkan rencananya dan
pergi.
Segalanya terasa kosong dan tidak menyenangkan. Ia takkan pernah mempunyai keluarga seperti keluarga Debbie. Ia terjebak selamanya bersama orangtua yang paling buruk dan paling tak punya rasa sayang di dunia ini.
Cindy tidak langsung pulang, tapi pergi ke taman dan duduk di bangku. Ia duduk lama, sambil berpikir,hingga hari gelap. Sekonyong-konyong ia mendapat gagasan. Rencananya pasti berhasil . Ia akan membuatnya berhasil.
Ketika ia masuk kerumahnya, ayahnya sedang menelpon. sang ayah langsung menutup telepon. ibunya sedang duduk
dengan ekspresi cemas. Begitu Cindy masuk, ibunya berseru,” Dari mana saja kau? Kami cemas sekali!”.
Cindy tidak menjawab, melainkan menghampiri ibunya dan memberikan ciuman di pipi, sambil berkata,”Aku sayang padamu,Bu.” Ibunya sangat terperanjat, hingga tak bisa bicara. Lalu Cindy menghampiri ayahnya dan memeluknya sambil berkata,”Selamat malam, Yah. Aku sayang padamu,” Lalu ia pergi tidur, meninggalkan kedua orangtunya yang terperangah di dapur.
Keesokan paginya, ketika turun untuk sarapan, ia memberikan ciuman lagi pada ayah dan ibunya. Di halte bus, ia
berjingkat dan mengecup ibunya. “Hai, Bu,”katanya. “Aku sayang padamu.”
Itulah yang dilakukan Cindy setiap hari selama setiap minggu dan setiap bulan.
Kadang-kadang orangtuanya menarik
diri darinya dengan kaku dan canggung. Kadang-kadang mereka hanya tertawa. Tapi mereka tak pernah membalas
ciumannya. Namun Cindy tidak putus asa. Ia telah membuat rencana, dan ia
menjalaninya dengan konsisten. Lalu suatu malam ia lupa mencium ibunya sebelum tidur. Tak lama kemudian, pintu kamarnya terbuka dan ibunya masuk. “Mana ciuman untukku ?” tanya ibunya, pura-pura marah. Cindy duduk tegak. “Oh, aku lupa,” sahutnya. Lalu ia mencium ibunya. “Aku sayang padamu, Bu.” Kemudian ia berbaring lagi. “Selamat malam”, katanya, lalu memejamkan mata. Tapi ibunya tidak segera keluar. Akhirnya ibunya berkata. “Aku juga sayang padamu.”
Setelah itu ibunya membungkuk dan
mengecup pipi Cindy.”Dan jangan pernah lupa menciumku lagi,” katanya dengan nada dibuat tegas. Cindy tertawa. “Baiklah,”katanya. Dan ia memang tak pernah lupa lagi.
Bertahun-tahun kemudian, Cindy mempunyai anak sendiri, dan ia selalu memberikan ciuman pada bayi itu, sampai katanya pipi mungil bayinya menjadi merah. Dan setiap kali ia pulang kerumah, yang pertama dikatakan ibunya adalah,
:Mana ciuman untukku?” Dan kalau sudah waktunya Cindy pulang, ibunya akan berkata, Aku sayang padamu. Kau tahu itu, bukan?”
“Ya,Bu,” kata Cindy. “Sejak dulu aku sudah tahu.”
Ps:
* Bila kita ingin mengubah sesuatu dalam kehidupan kita sehari-hari dan ingin
agar orang lain melakukannya pada diri kita sendiri, Lakukan & mulailah dari diri kita sendiri. Jangan putus asa !!!.
* Bila jadi orangtua kelak, untuk menunjukkan kasih sayang kepadanya, “Cium dan
Peluklah”.
* Hargailah apa yang anda miliki, terutama orang yang anda cintai. Hargai juga
waktu yang anda miliki, berikanlah waktu
untuk anak, keluarga atau orang yang anda cintai walau hanya sesaat namun
berarti untuknya dan bisa membuatnya bahagia.
Monday, 27 April 2009
5 kunci sukses standar khas yang dapat kita teladani
Dr. Rhenald Kasali dalam pengantar buku 50 Usahawan Tahan Banting, Kiat Sukses di Masa Krisis menyarikan kiat sukses bisnis mereka dengan 5 kunci sukses standar khas yang dapat kita teladani, yakni :
(1) Reputasi dulu.
Caranya? Bangunlah nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas dan harga diri. Begitu Anda dikenal dalam bidang usaha Anda, uang akan datang mengejar Anda.
(2) Tumbuh dari bawah.
Binis yang baik tidak pernah tiba-tiba besar. Hampir semua pengusaha sukses, merintis usahanya dari bawah hinga mencapai sukses.
(3) Konsentrasi di bidang yang dikuasai.
Penguasaan bidang menjadi syarat mutlak untuk maju. Belum pernah terdengar kisah sukses pengusaha yang berada dalam bidang yang tidak dikuasainya sama sekali.
(4) Anti kerumunan.
Bisnis yang diawali dengan mengkopi sukses orang lain dan masuk dalam kerumunan sangat berbahaya. Dalam kerumunan akan sulit bernafas, bahkan sulit keluar dengan mulus. Kemungkinan babak belur sangat besar.
(5) Modal hanyalah pelengkap.
Dalam berbisnis, modal uang jelas bukanlah segala-segalanya. Keahlian, jaringan, nama baik, penguasan teknologi, pengetahuan mengenai pasar adalah modal yang sama pentingnya dengan uang.
Tentu saja semua ini dalam koridor bisnis yang Islami, dimana kita menjamin bisnis kita adalah bisnis yang halal dan thoyyib.
Insya Allah
(1) Reputasi dulu.
Caranya? Bangunlah nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas dan harga diri. Begitu Anda dikenal dalam bidang usaha Anda, uang akan datang mengejar Anda.
(2) Tumbuh dari bawah.
Binis yang baik tidak pernah tiba-tiba besar. Hampir semua pengusaha sukses, merintis usahanya dari bawah hinga mencapai sukses.
(3) Konsentrasi di bidang yang dikuasai.
Penguasaan bidang menjadi syarat mutlak untuk maju. Belum pernah terdengar kisah sukses pengusaha yang berada dalam bidang yang tidak dikuasainya sama sekali.
(4) Anti kerumunan.
Bisnis yang diawali dengan mengkopi sukses orang lain dan masuk dalam kerumunan sangat berbahaya. Dalam kerumunan akan sulit bernafas, bahkan sulit keluar dengan mulus. Kemungkinan babak belur sangat besar.
(5) Modal hanyalah pelengkap.
Dalam berbisnis, modal uang jelas bukanlah segala-segalanya. Keahlian, jaringan, nama baik, penguasan teknologi, pengetahuan mengenai pasar adalah modal yang sama pentingnya dengan uang.
Tentu saja semua ini dalam koridor bisnis yang Islami, dimana kita menjamin bisnis kita adalah bisnis yang halal dan thoyyib.
Insya Allah
Sebab utama laki2 di tarik ke neraka oleh wanita
"Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yg akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yg tidak memberikan hak kpd wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah:
1. Ayahnya
Apabila seseorang yg bergelar ayah tidak mempedulikan anak2 perempuannya didunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat,mengaji dan sebagainya Dia membiarkan anak2 perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dgn hanya memberi kemewahan dunia sahaja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya. (p/s; Duhai lelaki yg bergelar ayah, bagaimanakah hal keadaan anak perempuanmu sekarang?. Adakah kau
mengajarnya bersolat ... ..menutup aurat?.. pengetahuan agama?.. Jika tidak cukup salah satunya, maka bersedialah utk menjadi bahan bakar neraka jahannam.)
2. Suaminya
Apabila sang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul! bebas di pejabat, memperhiaskan diri bukan utk suami tapi utk pandangan kaum lelaki yg bukan mahram. Apabila suami mendiam diri walaupun seorang yg alim dimana solatnya tidak pernah bertangguh, maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dlm neraka.
(p/s; Duhai lelaki yg bergelar suami, bagaimanakah hal keadaan isteri tercintamu sekarang?. Dimanakah dia?
Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau menjaganya mengikut ketetapan syari'at, maka terimalah hakikat yg kau akan sehidup semati bersamanya di 'taman' neraka sana.)
3. Abang-abangnya
Apabila ayahnya sudah tiada,tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh ke bahu abang-abangnya dan saudara lelakinya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya sahaja dan adiknya dibiar melencong dari ajaran Islam,tunggulah tarikan adiknya di akhirat
kelak.
(p/s; Duhai lelaki yg mempunyai adik perempuan, jgn hanya menjaga amalmu, dan jgn ingat kau terlepas...
kau juga akan dipertanggungjawabkan diakhirat kelak...jika membiarkan adikmu bergelumang dengan maksiat... dan tidak menutup aurat.)
4. Anak2 lelakinya
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yg haram disisi Islam. bila ibu membuat kemungkaran mengumpat, memfitnah, mengata dan sebagainya...maka anak itu akan disoal dan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak....dan nantikan tarikan ibunya ke neraka.
(p/s; Duhai anak2 lelaki.... sayangilah ibumu....
nasihatilah dia jika tersalah atau terlupa.... krn ibu juga insan biasa... x lepas dr melakukan dosa...
selamatkanlah dia dr menjadi 'kayu api' neraka....jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi penemannya.)
..................................................
Lihatlah.....betapa hebatnya tarikan wanita bukan sahaja di dunia malah diakhirat pun tarikannya begitu hebat. Maka kaum lelaki yg bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan mereka.
Firman Allah S.W.T;
"Hai anak Adam, peliharalah diri kamu serta ahlimu dari api neraka dimana bahan bakarnya ialah manusia, jin dan batu-batu...."
sumber: http://www.dudung.net/artikel-islami/sebab-utama-laki2-di-tarik-ke-neraka-oleh-wanita.html
1. Ayahnya
Apabila seseorang yg bergelar ayah tidak mempedulikan anak2 perempuannya didunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat,mengaji dan sebagainya Dia membiarkan anak2 perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dgn hanya memberi kemewahan dunia sahaja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya. (p/s; Duhai lelaki yg bergelar ayah, bagaimanakah hal keadaan anak perempuanmu sekarang?. Adakah kau
mengajarnya bersolat ... ..menutup aurat?.. pengetahuan agama?.. Jika tidak cukup salah satunya, maka bersedialah utk menjadi bahan bakar neraka jahannam.)
2. Suaminya
Apabila sang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul! bebas di pejabat, memperhiaskan diri bukan utk suami tapi utk pandangan kaum lelaki yg bukan mahram. Apabila suami mendiam diri walaupun seorang yg alim dimana solatnya tidak pernah bertangguh, maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dlm neraka.
(p/s; Duhai lelaki yg bergelar suami, bagaimanakah hal keadaan isteri tercintamu sekarang?. Dimanakah dia?
Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau menjaganya mengikut ketetapan syari'at, maka terimalah hakikat yg kau akan sehidup semati bersamanya di 'taman' neraka sana.)
3. Abang-abangnya
Apabila ayahnya sudah tiada,tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh ke bahu abang-abangnya dan saudara lelakinya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya sahaja dan adiknya dibiar melencong dari ajaran Islam,tunggulah tarikan adiknya di akhirat
kelak.
(p/s; Duhai lelaki yg mempunyai adik perempuan, jgn hanya menjaga amalmu, dan jgn ingat kau terlepas...
kau juga akan dipertanggungjawabkan diakhirat kelak...jika membiarkan adikmu bergelumang dengan maksiat... dan tidak menutup aurat.)
4. Anak2 lelakinya
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yg haram disisi Islam. bila ibu membuat kemungkaran mengumpat, memfitnah, mengata dan sebagainya...maka anak itu akan disoal dan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak....dan nantikan tarikan ibunya ke neraka.
(p/s; Duhai anak2 lelaki.... sayangilah ibumu....
nasihatilah dia jika tersalah atau terlupa.... krn ibu juga insan biasa... x lepas dr melakukan dosa...
selamatkanlah dia dr menjadi 'kayu api' neraka....jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi penemannya.)
..................................................
Lihatlah.....betapa hebatnya tarikan wanita bukan sahaja di dunia malah diakhirat pun tarikannya begitu hebat. Maka kaum lelaki yg bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan mereka.
Firman Allah S.W.T;
"Hai anak Adam, peliharalah diri kamu serta ahlimu dari api neraka dimana bahan bakarnya ialah manusia, jin dan batu-batu...."
sumber: http://www.dudung.net/artikel-islami/sebab-utama-laki2-di-tarik-ke-neraka-oleh-wanita.html
Sunday, 26 April 2009
Pagi ini.....
Pagi ini... waduh... lumaya sibuk juga nih... pasalnya ini adalah hari pertama UAN SMP, bukan saya yang ikut UAN, tapi kebetulan istri saya dapat tugas sebagai pengawas UAN di SMP lain di daerah Bogor barat.
Trus apa hubungannya denganku yah..?? ya.. aku harus siap tancap gas buat ngaterin istri ke SMP yang dituju, dan sebelum jam 7 harus sudah sampai, padahal UAN baru dimulai jam 8. katanya mau ada rapat dulu sebentar sebelum UAN dimulai. jadi pagi ini harus sedikit ekstra bantuin istri mulai dari sebelum subuh tadi, mulai dari menuhin bak mandi sampai masak nasi..
sementara Istriku jagain anak keduaku yang masih bayi sambil nunggu kakanya bangun, atau dibangunkan, soalnya... kalau baru pada melek terus ditinggalin, he..he.he.. jadi kolokan banget alias manja.. jadi harus dibujukin.. maklum biasanya berangat dari rumah sekitar jam 7 an, nah.. tadi jam 6 lewat dah berangkat.. kejar waktu biar ga telat.
kalo pengawasnya telat.... he..he..he.. apa kata dunia??????????
Trus apa hubungannya denganku yah..?? ya.. aku harus siap tancap gas buat ngaterin istri ke SMP yang dituju, dan sebelum jam 7 harus sudah sampai, padahal UAN baru dimulai jam 8. katanya mau ada rapat dulu sebentar sebelum UAN dimulai. jadi pagi ini harus sedikit ekstra bantuin istri mulai dari sebelum subuh tadi, mulai dari menuhin bak mandi sampai masak nasi..
sementara Istriku jagain anak keduaku yang masih bayi sambil nunggu kakanya bangun, atau dibangunkan, soalnya... kalau baru pada melek terus ditinggalin, he..he.he.. jadi kolokan banget alias manja.. jadi harus dibujukin.. maklum biasanya berangat dari rumah sekitar jam 7 an, nah.. tadi jam 6 lewat dah berangkat.. kejar waktu biar ga telat.
kalo pengawasnya telat.... he..he..he.. apa kata dunia??????????
Friday, 24 April 2009
Istriku... luar biasa....
Sudah sekitar 6 tahun kami menikah, rasanya... baru kemarin... aku selalu merasakan seprti baru kemarin sama istriku menjalin kerjasama dalam bingkai keluarga.
sungguh aku mengacungkan jempol bila perlu 4 jempol sekaligus deh... 2 tangan dan 2 kaki...mm... gimana yah...?? ya.... suatu hari aku sedang liburan dan berada di rumah... kebetulan istriku sedang ada acara keluar, jadi... ngurus ... di rumah... termasuk ngurusin anak-anak aku sendiri... wah... ga kebayang sebelumnya, ternyata pusing... uey... mulai dari mandiin, ngasih makan, ngajak main... beres-beres rumh... wuihh.... cape banget dan lebih capek di rumah.. dari pada di kantor.
mm... baru deh.. aku merasakan... cape banget berarti yah... jadi istri, ibu rumah tangga.. makanya saya berpesan wahai para bapak, jadilah sumai yang penuh kasih sayang kepada istrinya...
dan kebetulan istriku juga sebagai seorang guru di sebuah sekolah di bogor barat, aku tahu.. kondisi sekolah apalagi kalau sudah menghadapi anak-anak yang "bandel", pusingnya ga ketulungan.
akhirnya aku putuskan untuk meminta istriku berhenti dan konsentrasi dengan keluarga untuk menjadikan anak-anak sebagai penerus pejuang Islam menjadi mujahid dan mujahidah.. tapi... dengan berbagai pertimbangan istriku masih berat terutama pertimbangan perekonomian kami yang memang masih "menghawatirkan".. akhirnya dengan komitmen kerja lanjut, keluarga tetap ok dan nomor satu...
aku katakan... wah... istriku... luar biasa...
sungguh aku mengacungkan jempol bila perlu 4 jempol sekaligus deh... 2 tangan dan 2 kaki...mm... gimana yah...?? ya.... suatu hari aku sedang liburan dan berada di rumah... kebetulan istriku sedang ada acara keluar, jadi... ngurus ... di rumah... termasuk ngurusin anak-anak aku sendiri... wah... ga kebayang sebelumnya, ternyata pusing... uey... mulai dari mandiin, ngasih makan, ngajak main... beres-beres rumh... wuihh.... cape banget dan lebih capek di rumah.. dari pada di kantor.
mm... baru deh.. aku merasakan... cape banget berarti yah... jadi istri, ibu rumah tangga.. makanya saya berpesan wahai para bapak, jadilah sumai yang penuh kasih sayang kepada istrinya...
dan kebetulan istriku juga sebagai seorang guru di sebuah sekolah di bogor barat, aku tahu.. kondisi sekolah apalagi kalau sudah menghadapi anak-anak yang "bandel", pusingnya ga ketulungan.
akhirnya aku putuskan untuk meminta istriku berhenti dan konsentrasi dengan keluarga untuk menjadikan anak-anak sebagai penerus pejuang Islam menjadi mujahid dan mujahidah.. tapi... dengan berbagai pertimbangan istriku masih berat terutama pertimbangan perekonomian kami yang memang masih "menghawatirkan".. akhirnya dengan komitmen kerja lanjut, keluarga tetap ok dan nomor satu...
aku katakan... wah... istriku... luar biasa...
Sore itu....
Waktu menunjukkan jam 17.00 saatnya pulang, ah... rasanya bega seharian di kantor, pake jaket, start motor dan langsung tancap gas, pulanggg...
Seperti biasa, setibanya di rumah Istri dan Anak-anakku sedang menunggu, walaupun suara ada suara motor, tapi suara anakku sudah terdengar ketika aku datang, dengan suara yang keras dan penuh keceriaan, Athifah anak pertamaku, selalu mengatakan "Umi...umi... abii datang...abi...", langsung dia membukakan pintu dan minta di gendong untuk main, ah... rasanya kepenatan seharian dikantor hilang sudah, rasa cape terobati dengan cerianya anak-anak.
tapi.. sore itu beda, tidak ada teriakan athifah, hanya istriku yang membukakan pintu dan mengatakan athifah sakit... badannya panas,.. dan terlihat terbaring lemas sambil tiduran... sampai tadi pagi ternyata panasnya belum turun, aku harus berangkat untuk pengajian, walaupun berat dengan sakitnya anakku yang bangun kemudian ingin digendong, karena kewajiban untuk ngaji, aku berangkat dan sesampainya di masjid aku sholat sunnah 2 rakaat, memohon kepada Alloh SWT untuk memberikan kesembuhan, karena aku yakin hanya Allohlah satu-satunya yang maha menyembuhkan.
dan Alhamdulillah sepulangnya dari pengajian ternyata anaku athifah sudah ceria kembali, badannya sudah tidak panas, Alhamduillah, terima kasih ya Alloh.
Seperti biasa, setibanya di rumah Istri dan Anak-anakku sedang menunggu, walaupun suara ada suara motor, tapi suara anakku sudah terdengar ketika aku datang, dengan suara yang keras dan penuh keceriaan, Athifah anak pertamaku, selalu mengatakan "Umi...umi... abii datang...abi...", langsung dia membukakan pintu dan minta di gendong untuk main, ah... rasanya kepenatan seharian dikantor hilang sudah, rasa cape terobati dengan cerianya anak-anak.
tapi.. sore itu beda, tidak ada teriakan athifah, hanya istriku yang membukakan pintu dan mengatakan athifah sakit... badannya panas,.. dan terlihat terbaring lemas sambil tiduran... sampai tadi pagi ternyata panasnya belum turun, aku harus berangkat untuk pengajian, walaupun berat dengan sakitnya anakku yang bangun kemudian ingin digendong, karena kewajiban untuk ngaji, aku berangkat dan sesampainya di masjid aku sholat sunnah 2 rakaat, memohon kepada Alloh SWT untuk memberikan kesembuhan, karena aku yakin hanya Allohlah satu-satunya yang maha menyembuhkan.
dan Alhamdulillah sepulangnya dari pengajian ternyata anaku athifah sudah ceria kembali, badannya sudah tidak panas, Alhamduillah, terima kasih ya Alloh.
Monday, 6 April 2009
Faiz... dah 4 bulan...
Alhamdulillah, Alloh SWT telah mengkaruniai kami seorang anak laki-laki seperti yang kami dambakan khususnya saya sebagai suami.
ada sesuatu yang berbeda dari bayi seperti umumnya, anakku yang aku beri nama lengkapnya Muhammad Nur Faizin dengan panggilan Faiz, sangat dekat sekali denganku, misal, kalau mau bobo terlihat capek, kalau di gendong sama ibunya biasanya langsung tidur sambil dikasih nenen (ASI), tapi... anakku ini beda.. dia hanya mau bobo kalau aku yang gendong, belum sampai 5 menit, aku gendong dia langsung tertidur pulas.
dan... ini terus berlanjut hingga sekarang anakku berusia 4 bulan, termasuk kalau malam-malam bangun nangis, hanya bisa diam dan bobo lagi kalau aku yang gendong, dalam hati.. kenapa begini yah... mentang-mentang saya yang pengen bayi laki-laki..
dan ini berkebalikan dengan kakaknya yaitu 'Athifah' dia sangat dekat sekali dengan ibunya, tapi dengan lahir adiknya... kecemburuan 'athifah mulai terlihat... dan ternyata sekarang athifah mulai akrab dan dekat sama aku sebagai bapaknya..
Alhamduillah, semoga aku bisa menjadi bapak yang baik untuk anak-anakku. Amiin..
ada sesuatu yang berbeda dari bayi seperti umumnya, anakku yang aku beri nama lengkapnya Muhammad Nur Faizin dengan panggilan Faiz, sangat dekat sekali denganku, misal, kalau mau bobo terlihat capek, kalau di gendong sama ibunya biasanya langsung tidur sambil dikasih nenen (ASI), tapi... anakku ini beda.. dia hanya mau bobo kalau aku yang gendong, belum sampai 5 menit, aku gendong dia langsung tertidur pulas.
dan... ini terus berlanjut hingga sekarang anakku berusia 4 bulan, termasuk kalau malam-malam bangun nangis, hanya bisa diam dan bobo lagi kalau aku yang gendong, dalam hati.. kenapa begini yah... mentang-mentang saya yang pengen bayi laki-laki..
dan ini berkebalikan dengan kakaknya yaitu 'Athifah' dia sangat dekat sekali dengan ibunya, tapi dengan lahir adiknya... kecemburuan 'athifah mulai terlihat... dan ternyata sekarang athifah mulai akrab dan dekat sama aku sebagai bapaknya..
Alhamduillah, semoga aku bisa menjadi bapak yang baik untuk anak-anakku. Amiin..
Subscribe to:
Posts (Atom)
